HomeHeadlineSemua Elemen Harus Mengawal MK Agar Tak Jadi Instrumen Penopang Dinasti Jokowi

Semua Elemen Harus Mengawal MK Agar Tak Jadi Instrumen Penopang Dinasti Jokowi

Published on

spot_img

 676 total views

INN NEWS – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Jakarta, Hendardi menyatakan, Mahkamah Konstitusi akan menjadi penopang dinasti Presiden Joko Widodo atau Jokowi apabila putusannya pada permohonan batas usia minimal capres-cawapres memberi peluang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka maju di Pilpres 2024.

Kalau itu terjadi, menurutnya cara tersebut adalah cara terburuk yang pernah dijalankan penguasa.

“MK akan menjadi penopang dinasti Jokowi, jika karena putusannya, Gibran bisa berlaga dan memenangi Pilpres. Ini adalah cara politik terburuk yang dijalankan oleh penguasa dari semua Presiden yang pernah menjabat,” kata Hendardi kepada sebuah sumber resmi belum lama ini.

Hendardi mengatakan perkara uji materiil ketentuan batas usia capres-cawapres di MK memasuki episode kritis dan membahayakan karena bukan demi hak konstitusional warga, melainkan melanggengkan kekuasaan Jokowi dan keluarga.

Sebab, tak hanya mempermasalahkan batas usia, ada pemohon meminta tafsir dan makna konstitusional ketentuan batas usia itu dimaknai dengan bahwa syarat usia 40 tahun atau pernah menjabat sebagai gubernur/bupati/walikota.

Untuk itu, Hendardi menilai semua elemen harus mengingatkan dan mengawal MK agar tidak menjadi instrumen penopang dinasti Jokowi.

Sebagai informasi, MK bakal menggelar sidang putusan uji materiel UU Pemilu yang mengatur tentang batas usia minimal capres-cawapres pada Senin (16/10).

Sementara itu nama putra sulung Jokowi yakni Gibran masuk dalam daftar Bacawapres Prabowo Subianto. Meski begitu usia Gibran tak memenuhi persyaratan.

Sehingga Prabowo dan Koalisinya masih menunggu hasil putusan MK untuk mempertimbangkan Gibran sebagai Bacawapres.

 

Artikel Terbaru

Sekolah Digital Pancasila Mengembalikan Mimpi dan Harapan Anak-Anak Putus Sekolah

INNEWS - Di tengah berbagai tantangan pendidikan yang masih dihadapi Indonesia, sebuah kabar menggembirakan...

Daftar Harga BBM Terbaru per 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

INNNEWS-PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai...

13 Tersangka Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jalani Rekonstruksi

INNNEWS-Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, memasuki...

MENGAPA RUPIAH MELEMAH?

INNNEWS - Nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh banyak faktor. Tulisan ini mencoba menilai apakah...

artikel yang mirip

Sekolah Digital Pancasila Mengembalikan Mimpi dan Harapan Anak-Anak Putus Sekolah

INNEWS - Di tengah berbagai tantangan pendidikan yang masih dihadapi Indonesia, sebuah kabar menggembirakan...

Daftar Harga BBM Terbaru per 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

INNNEWS-PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai...

13 Tersangka Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jalani Rekonstruksi

INNNEWS-Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, memasuki...