HomeOpiniSuara dan Doa Orang Papua untuk Presiden 2024

Suara dan Doa Orang Papua untuk Presiden 2024

Published on

spot_img

 1,343 total views

INN NEWS – Ada candaan dari almarhum Presiden ke-4 RI Abdulrrahman Wahid alias Gusdur yang sangat terkenal di Papua. Beliau tidak takut dengan apapun kecuali doa orang Papua!

Guyonan khas Gusdur ini sesungguhnya mempunyai makna yang sangat dalam hari-hari ini.

Suara dan doa orang Papua 2014 dan 2019 ikut mengantar Joko Widodo (Jokowi) melenggang dua periode menjadi presiden. Rakyat Papua sangat mencintai Jokowi dan rasa-rasanya sulit untuk berpindah ke lain hati.

Namun ternyata kali ini suara dan doa orang Papua tidak serta merta tertuju kepada Gibran yang kali ini maju sebagai cawapres Prabowo Subianto. Kecintaan terhadap Jokowi tidak lantas membuat rakyat Papua buta dan hanya tegak lurus Jokowi.

Untuk pilihan Presiden, rakyat Papua tidak segampang itu memberikan suaranya pada Gibran yang notabene anak kandung Jokowi.

Alasan utama rakyat Papua tidak mau memberikan suara kepada Prabowo-Gibran adalah faktor kejahatan HAM masa lalu Prabowo yang sulit diampuni dan diterima rakyat Papua.

Dalam pilpres kali ini, rakyat Papua sebenarnya cukup sulit untuk menentukan suaranya. Pak Ganjar yang secara personal menarik bagi rakyat Papua, terganjal dengan isu piala dunia U-20.

Rakyat Papua terluka karena penolakan piala dunia U-20 yang menghadirkan Timnas Israel.

Pasangan AMIN (Anies- Muhaimin) jelas tidak, karena sejak 2014-2019 Anies tidak pernah mendapatkan perhatian di Papua. Namun yang sangat mengherankan adalah tanpa disadari, suara dan doa orang Papua untuk Presiden 2024 baru-baru ini disuarakan.

Diterimanya Ganjar di pulau Mansiman merupakan tanda bahwa suara dan doa orang Papua telah disuarakan. Mansiman merupakan pulau paling berpengaruh di Papua karena di pulau tersebut Injil pertama kali masuk.

Yang cukup mengherankan adalah pak Jokowi sampai hari ini belum pernah menginjakan kaki di pulau tersebut. Lebih membuat heboh lagi adalah fakta ternyata Prabowo ditolak masuk kesana oleh para pemimpin pulau Mansinam.

Alasan pemimpin pulau Mansiman menerima pak Ganjar adalah rekam jejak bagaimana pak Ganjar memelihara mahasiswa Papua ada berkuliah di Jawa waktu covid. Lebih dari itu para pemimpin dan masyarakat pulau Mansinam sangat percaya dengan tanda spiritual.

Pesan tentang Raja Saul dan Daud menjadi pesan merehma yang membuat kemudian membuka pintu bagi pak Ganjar. Sebagai validasi data, penulis terlibat langsung proses komunikasi dengan pemimpin Mansiman baik sebelum dan waktu Ganjar datang ke Mansinam.

Media dan masyarakat yang turut ikut dapat menjadi narasumber atau saksi bagaimana kisah perjalanan pak Ganjar ke Mansinam tidak ada rekayasa apalagi gimmick politik dengan bantuan sembako.

Saya mengenal karakter pemimpin Mansinam yang sangat lurus dan bahkan sebelumnya sempat menolak Ganjar untuk datang kesana. Akan tetapi setelah berdoa beliau memberikan respon yang berbeda.

Beliau akhirnya mau menerima bahkan mau mendoakan pak Ganjar. Masyarakat pulau Mansiman bahkan digerakan untuk bergotong-royong menyiapkan penyambutan. Bagi saya hal ini merupakan tanda bahwa suara dan doa orang Papua untuk Presiden 2024 telah disuarakan.

Bagi orang yang tidak paham celetukan alm Gusdus akan menganggap hal ini adalah omong kosong saja.

Kita lihat saja celetukan Gusdus pada akhirnya akan menjadi kenyataan bahwa suara dan doa orang Papua bukan sembarangan!

 

 

 

Artikel Terbaru

Breaking News: Rupiah Sentuh Rp17.000 per Dolar AS dan Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah

asar keuangan global kembali diguncang pagi ini (Jakarta, 9/3/2026)  oleh eskalasi perang AS-Israel melawan Iran yang kini memasuki hari kesepuluh sejak serangan awal pada akhir Februari. Nilai tukar rupiah melemah tajam, sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS, sementara harga minyak mentah dunia melonjak melewati USD100 per barel, memicu kekhawatiran krisis energi dan inflasi global.

Pembunuhan Pensiunan Pelindo: Perampokan Biasa atau Pesan Berdarah?

INNNEWS - Kematian tragis seorang pensiunan pekerja pelabuhan, Ermanto Usman, di rumahnya di kawasan...

MBG: Program Populis yang Tidak Sensitif terhadap Kecerdasan Bangsa

INNNEWS - Di tengah berbagai perdebatan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG), satu fakta...

Perang Iran: Ketika Pusat Jaringan Proksi Bertemu Krisis Legitimasi Internal

Di banyak forum internasional, sering muncul perdebatan apakah menyebut Iran sebagai pusat jaringan terorisme regional adalah analisis objektif atau sekadar propaganda geopolitik. Namun jika dilihat secara struktural, bukti yang tersedia menunjukkan bahwa tesis tersebut bukanlah konstruksi retorik semata. Ia adalah hasil dari pola strategi keamanan Iran yang konsisten sejak revolusi 1979.

artikel yang mirip

Breaking News: Rupiah Sentuh Rp17.000 per Dolar AS dan Minyak Dunia Tembus USD100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah

asar keuangan global kembali diguncang pagi ini (Jakarta, 9/3/2026)  oleh eskalasi perang AS-Israel melawan Iran yang kini memasuki hari kesepuluh sejak serangan awal pada akhir Februari. Nilai tukar rupiah melemah tajam, sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS, sementara harga minyak mentah dunia melonjak melewati USD100 per barel, memicu kekhawatiran krisis energi dan inflasi global.

Pembunuhan Pensiunan Pelindo: Perampokan Biasa atau Pesan Berdarah?

INNNEWS - Kematian tragis seorang pensiunan pekerja pelabuhan, Ermanto Usman, di rumahnya di kawasan...

MBG: Program Populis yang Tidak Sensitif terhadap Kecerdasan Bangsa

INNNEWS - Di tengah berbagai perdebatan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG), satu fakta...