1,543 total views
INN Indonesia – Life Style – Belakangan ini warganet Tanah Air dibikin heboh dengan sound “Tuhan Yesus Tidak Berubah” yang diremix sedang, serta dikolaborasi dengan goyangan berujung viral di TikTok.
Yang lebih mengejutkan, sound TikTok itu tidak hanya diminati dan dijadikan konten oleh warganet yang Kristiani saja, tetapi sebagian besar dilakoni warganet beragama Islam dengan atribut keagamaan
Lagu “Tuhan Yesus tidak Berubah” merupakan salah satu lagu klasik Sekolah Minggu (peribadatan anak-anak Kristiani) yang sering sekali dinyanyikan dalam ibadah.
Tuhan Yesus tidak berubah,
tidak berubah, tidak berubah
Tuhan Yesus tidak berubah,
tak berubah selama-lamanya!
Viralnya lagu tersebut bak sebuah misteri. Pasalnya, lagu tersebut hanya berkembang di kalangan Kristiani, tidak menggunakan diksi khusus, kata-katanya hanya diulang, bahkan tidak dinyanyikan oleh artis K-POP, atau penyanyi terkenal.
Namun, lagu yang telah diremix itu berhasil meluluhkan jutaan hati warganet Indonesia. Terbukti lewat konten-konten kreatif yang dikembangkan lewat sound tersebut.
Walaupun menuai beberapa kritikan pedas dari sebagian kalangan, tidak menyurutkan semangat warganet, terutama yang beraga Islam untuk berhenti menggunakan sound tersebut.
Sebagain besar warganet mengambil jalur positif dan justru merayakan keberagaman, toleransi, dan kebinekaan dalam lagu yang telah diremix dan bertaburan gerakan kreatif itu.
Warganet pun saling menyapa dan berbagi pengalaman toleransi menggunakan sound tersebut di komentar-komentar TikTok.
“Habis sholat subuh…ehh enak banget tu musik sebelah, salam toleransi. Tuhan memberkati,” tulis @Indah Theresiana pada unggahan yang menampilkan dirinya berjoget dengan sound viral itu.
“Kenapa lagunya enak banget. Mumpung masih di bulan syawal dan sisa lebaran kemarin, mohon maaf lahir dan batin,” tulis @Mikiringan dalam kontennya.
“Kenapa dilarang-larang, kita kan ga ngehina, cuman nyanyi doang, yah Indonesia kan Bhinneka Tunggal Ika,” tulis @msleh
Lantas, hal positif apa yang bisa dipetik dari konten viral ini? Apakah sebuah kebetulan?
Indonesia sendiri adalah bangsa yang penuh dengan keberagaman, baik itu suku, bahasa, agama, budaya, dan masih banyak lagi.
Namun, keberagaman itu selalu terjaga erat dengan dasar negara “Pancasila” dan juga semboyan negara “Bhinneka Tunggal Ika” (berbeda-beda tetapi tetap satu jua).
Seberapa sering konflik terjadi di negara ini, tetapi selalu kembali dipersatukan oleh Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
Berbicara soal pro kontra konten viral itu, selagi konten tersebut tidak dimaksudkan atau dibuat untuk menghina, rasis atau mendiskriminasi agama tertentu, berarti bukan sebuah masalah, tapi itulah keberagaman kalau diekspresikan dengan hati dan nilai-nilai kesopanan.
Setiap warga negara punya hak untuk mengekspresikan diri, yang penting dengan batas-batas yang perlu dijaga, berekspresi sesuai norma-norma bangsa, dan tentunya tidak keluar dari rel Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
Hingga hari ini, konten-konten menggunakan sound remix “Tuhan Yesus Tidak Berubah” itu masih viral dan menjadi sound terfavorit di tiktok.


