737 total views
INN NEWS – Kasus keracunan makanan dari ciki ngebul karena paparan kandungan nitrogen cair tanpa standar operasional kian viral. Konsumsi ciki ngebul ternyata memberi dampak buruk pada organ tubuh terutama di sistem pencernaan.
Mengutip Thought.co, nitrogen cair masih masuk ke dalam unsur nitrogen yang memiliki suhu dingin. Kondisi dari nitrogen cair ini kerap dipakai pada sistem pendingin dan kriogenik.
National Collaborating Centre for Environmental Health mengungkapkan, nitrogen cair berbentuk cairan dengan titik didih sangat rendah bisa mencapai -196 derajat celcius.
Bentuknya berupa gas dengan karakter suhu kamar, hingga penggunaannya di industri makanan berfungsi mendinginkan hingga mengurangi pertumbuhan mikroba pada proses pembuatan makanan.
Informasi suhu nitrogen cair ternyata mampu membuat beku makanan dan minuman dan prosesnya berbeda dari penyimpanan di lemari pendingin.
Metode pembekuan memakai nitrogen cair ini menciptakan konsistensi serta tekstur berbeda. Terdapat uap yang kerap dipakai para chef untuk membuat camilan anfas naga.
Camilan nafas naga tersebut dapat mengeluarkan awan uap hingga keluar asap dari mulut.
Baca juga: Ciki Ngebul Racuni Anak-anak, Kemenkes Minta Jajanan Bernitrogen Cair Diawasi Ketat
Hanya saja nitrogen cair tidak pernah digunakan secara langsung pada makanan. Hingga ada efek buruk jika nitrogen cair dikonsumsi langsung tanpa ada standar operasional keamanannya.
Ada resiko luka bakar dan radang dingin jika seseorang menekap nitrogen cair secara tidak sengaja.
Pada efek lainnya, ada kerusakan pada saluran nafas. Tidak berhenti sampai disitu, bahwa ada kondisi lambung yang mengalami perforasi hingga membuat sistem pencernaan terganggu dan paling parah bocornya usus.
Mengutip WebMD, Food and Drug Administration atau kerap disebut FDA Amerika Serikat masih memberi peringatan seputar potensi bahaya karena sajian makanan memakai nitrogen cair.
Pada kondisi tertentu kerusakan kulit dan organ dalam dapat terjadi jika nitrigen cair tidak dapat terevaporasi di makanan dan minuman.
Kasus lebih parah terjadi dengan gejala sulitnya bernafas karena terlalu banyak mengkonsumsi nitrogen cair di makanan tanpa ada standar operasional terbaik.
FDA langsung memberi rekomendasi seputar pemakaian nitrogen cair lebih aman pada makanan dan minuman seperti berikut:
1. Memakai bahan nitrogen cair hanya pada proses mempersiapkan makanan dan minuman saja. Cukup banyak orang tidak mengerti resiko nitrogen cair hingga sebisa mungkin perlu tahapan lebih aman.
2. Pada kemasan harus berukuran sempit dan jangan sampai cairan nitrogen cair terkena tangan.
3. Pengambilan nitrogen cair dilakukan satu persatu dan hanya memakai peralatan khusus. Jangan mengambil nitrogen cair menggunakan tangan kosong saja.


