HomeGlobalNgeri, Presenter Berita Media di Kuwait Bukan Manusia

Ngeri, Presenter Berita Media di Kuwait Bukan Manusia

Published on

spot_img

 153 total views

INN NEWS – Outlet media Kuwait telah meluncurkan presenter berita yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau AI. Sang presenter virtual ini rencananya akan membacakan buletin online.

Presenter AI yang dinamakan “Fedha” muncul di akun Twitter dari situs web Kuwait News dengan profil seorang wanita. Rambutnya yang berwarna cerah tidak tertutup, ia mengenakan jaket hitam dan kaus putih.

“Saya Fedha, presenter pertama di Kuwait yang bekerja dengan kecerdasan buatan di Kuwait News. Berita seperti apa yang Anda sukai? Mari kita dengar pendapat Anda,” katanya dalam bahasa Arab klasik.

Kuwait Times – yang bergabung dengan Kuwait News pada tahun 2022 – didirikan pada tahun 1961 sebagai harian berbahasa Inggris pertama di kawasan Teluk. Abdullah Boftain, wakil pemimpin redaksi publikasi dan situs web tersebut, mengatakan langkah tersebut merupakan ujian potensi AI untuk menawarkan “konten baru dan inovatif”.

Baca juga: Italia Blokir ChatGPT, Akankah Negara Lain Menyusul?

Ia menambahkan, ke depan, Fedha bisa mengadopsi aksen Kuwait dan menghadirkan buletin berita di akun Twitter situs tersebut. “Fedha adalah nama lama Kuwait yang populer yang mengacu pada perak, logam. Kami selalu membayangkan robot berwarna perak dan metalik, jadi kami menggabungkan keduanya, ”kata Boftain.

Rambut pirang presenter dan mata berwarna terang mencerminkan populasi Kuwait dan ekspatriat yang beragam di negara kaya minyak itu, menurut Boftain.

Peningkatan pesat AI secara global telah meningkatkan manfaat yang menjanjikan seperti dalam perawatan kesehatan dan pekerjaan lainnya. Namun ada ketakutan bahwa AI berpotensi menyebarkan disinformsi dan mengancam pekerjaan lainnya.

AL JAZEERA

 

 

Artikel Terbaru

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.

Sepekan Ini Ramai Anak Bunuh Orang Tua, Ada yang Nikam Pakai Garpu Tanah

Sepekan ini berturut-turut kejadian anak bunuh orang tua yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

artikel yang mirip

Besok Jurnalis di Solo Raya Gelar Aksi Massa Tolak RUU Penyiaran

Draf Rancangan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR dianggap memuat sejumlah pasal kontroversial, sehingga menuai kritik dari berbagai pihak terutama yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Presiden Iran dan Menlu Meninggal dalam Kecelakaan Heli

INN Internasional - Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menlu Hossein Amirabdollahian meninggal akibat kecelakaan helikopter.

Tak Hanya Mahasiswa, Calon Mahasiswa Keluhkan Kenaikan UKT yang Mencekik

JAKARTA – Mahasiswa dan calon mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyuarakan keluhan mereka terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dianggap membebani.