HomeHeadlineRocky Gerung Ditolak di Sleman Yogyakarta, Disebut Biang Provokator Bangsa

Rocky Gerung Ditolak di Sleman Yogyakarta, Disebut Biang Provokator Bangsa

Published on

spot_img

 834 total views

SLEMAN – Akademisi Rocky Gerung yang baru-baru ini dilaporkan sejumlah pihak lantaran diduga menghina Presiden Jokowi ditolak barisan kerumunan saat hendak menghadiri sebuah diskusi di Sleman, Yogyakarta, Rabu, 2 Agustus malam.

Diketahui Rocky menjadi salah satu narasumber di salah satu acara politik yang digelar di sebuah kafe di Kawasan Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY, Rabu malam.

Video penolakan Rocky itu kemudian viral di media sosial, salah satunya diunggah akun TikTok @nkritoday Rabu malam.

Di sekitar lokasi acara itu terlihat kerumunan massa dalam jumlah besar membentangkan spanduk-spanduk penolakan Rocky.

Salah satu spanduk bertuliskan

‘Yogyakarta Kota Pelajar Bermartabat – MENOLAK ROCKY GERUNG,’.

‘(Polri TNI Tangkap & Penjarakan Rocky Gerung) Penghina Simbol Negara, Biang Provokator Bangsa, Penghancur Marwah Negara’.

Dari kerumunan itu juga terdengar teriakan “Tangkap Rocky Gerung”.

Lokasi acara bertajuk Millenial Effect: Ngobrol Perubahan Indonesia itu sesaat sebelum dimulai sudah ramai dikerubungi massa.

Ketua Panitia acara Bambang Harianto mengonfirmasi menjawab permintaan massa bahwa Rocky Gerung dan rombongan akhirnya batal menghadiri acara tersebut meskipun Rocky sudah berada di Yogyakarta.

“Pak Rocky tadi sudah mendekati sampai sini, tapi enggak bisa masuk. Dan Rocky mengatakan, ‘ya sudah saya pulang’,” bebernya.

Selain Rocky Gerung, menurut Bambang, narasumber diskusi lain seperti Saut Situmorang, Andi Sinulingga, dan Habil Marati juga batal dihadirkan. “Karena mereka satu tim, satu rombongan dengan Rocky. Dan dari tadi pagi kan mereka sudah buat event di Solo dan Klaten, malam ini (harusnya) di Jogja,” imbuhnya.

Baca juga: Ferdinand Hutahean hingga DPP PDIP Polisikan Rocky Gerung 

Sementara itu, melansir sebuah sumber resmi, Anggota DPR RI sekaligus Politisi PDIP My Esti Wijayati turut terlihat di lokasi. Dia mengklaim massa yang hadir bukanlah barisan atau simpatisan parpol, melainkan murni masyarakat DIY.

“Elemen, ini masyarakat (yang menolak). Saya juga masyarakat DIY,” kata Esti di lokasi.

Pihaknya mengklaim tak pernah melarang masyarakat berserikat. Kendati, Esti menyesalkan panitia menggelar acara dengan narasumber yang baginya tak beradab dan tidak berbudaya. Pernyataan Esti ini terkait komentar Rocky Gerung kepada Presiden Jokowi (Jokowi).

“Kita sudah tahu bahwa Rocky Gerung yang mau hadir di acara malam ini adalah dia yang sudah menghina Jokowi, presiden. DIY ini kota yang beradab dan berbudaya. Kami tidak membiarkan dia akademisi yang harusnya cerdas, tapi harus dilandasi dengan adab dan budaya yang baik, yang sudah mengata-ngatai presiden,” kata Esti.

Kata Esti, hasil audiensi pihaknya dan panitia akhirnya memutuskan acara diskusi tetap berjalan namun tanpa kehadiran Rocky Gerung.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah relawan Jokowi melaporkan Rocky Gerung dan Refly Harun ke kepolisian. Kasus itu bermula dari ucapan Rocky yang menyebut Jokowi bajingan tolol.

Polda Metro Jaya menerima salah satu laporan dari relawan Indonesia Bersatu. Laporan terdaftar dengan nomor LP/B/4459/VII/2023/SPKT POLDA METRO JAYA tanggal 31 Juli 2023.

Sementara itu, Jokowi enggan menanggapi kasus hukum bajingan tolol Rocky Gerung. Ia mengaku ingin bekerja saja.

 

Artikel Terbaru

Demo Berjilid di Indonesia Jadi Sorotan Media Korea, Warganet Keluhkan Liputan Lokal yang “Dibungkam”

INNNEWS– Sebuah video laporan media Korea Selatan yang membahas gelombang demonstrasi di Indonesia viral...

Kebakaran Hutan Besar di Prancis dan Spanyol Paksa Lebih dari 300.000 Orang Mengungsi

INNNEWS – Kebakaran hutan yang dahsyat terus melanda wilayah barat daya Prancis dan beberapa...

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...

Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor Gila: 6,25 Juta Penonton di Stadion & 5 Miliar Orang Saksikan di Layar!

INNNEWS – Piala Dunia FIFA 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Ajang yang digelar...

artikel yang mirip

Demo Berjilid di Indonesia Jadi Sorotan Media Korea, Warganet Keluhkan Liputan Lokal yang “Dibungkam”

INNNEWS– Sebuah video laporan media Korea Selatan yang membahas gelombang demonstrasi di Indonesia viral...

Kebakaran Hutan Besar di Prancis dan Spanyol Paksa Lebih dari 300.000 Orang Mengungsi

INNNEWS – Kebakaran hutan yang dahsyat terus melanda wilayah barat daya Prancis dan beberapa...

Misteri Ijazah Jokowi Kembali Menguap, Ada yang Sengaja Biarkan Terus Dibicarakan?

INNNEWS – Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengabulkan eksepsi Dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter...