HomeTrendingSoal Hoaks Ditolak Megawati, Gibran: Beliau Sangat Baik, Masih Terima Kami

Soal Hoaks Ditolak Megawati, Gibran: Beliau Sangat Baik, Masih Terima Kami

Published on

spot_img

 891 total views

INN NEWS – Cawapres Gibran Rakabuming Raka buka suara soal hoaks yang beredar bahwa dirinya bersama adik bungsunya yang juga Ketum PSI, Kaesang Pangarep ditolak saat menyalami Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri ketika pengundian nomor urut capres-cawapres di KPU RI, Selasa, 14 November 2023 malam.

Gibran justru dengan tegas membantah adanya penolakan dari Megawati ketika dirinya dan Kaesang sungkem.

“Tidak ada penolakan kok, jangan percaya hoaks,” kata Gibran kepada wartawan di Balai Kota Solo, Rabu (15/11).

Ditegaskannya, dia hanya sekali salam dengan Megawati. Ia mengungkap situasi di KPU RI kala itu hujan deras.

“Salaman cuma sekali sama Ibu Mega. Waktu itu kondisi hujan, acara di outdoor, Ibu Mega datang waktu hujan reda, jadi Ibu datang terakhir masuk ke tempat acara KPU,” kata Gibran.

“Posisi saya sudah duduk semua, saya tahu Ibu baru datang saya langsung salim ke beliau. Di situ Pak Prabowo dan Kaesang nyusul salam hormat,” tambah dia.

Baca juga: HOAKS: Megawati Tolak Disalami Kaesang dan Gibran

Gibran mengatakan Megawati menerima dirinya, Kaesang dan Prabowo dengan sangat baik, sehingga masyarakat diminta tidak terpengaruh dengan narasi hoaks di media sosial.

“Beliau sangat baik, masih terima kami, saya, Kaesang, Pak Prabowo dan semua. Jadi tidak ada penolakan. Kita memang sejak dulu gitu dengan Bu Mega, tidak ada penolakan, mana ada. Tidak mungkin ada penolakan,” ucap Gibran.

“Jangan percaya video hoaks potongan-potongan yang beredar di sosmed. Sekali lagi tidak ada penolakan kami bertiga diterima baik. Adem-adem saja,” pungkasnya.

Artikel Terbaru

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....

3 Terdakwa Korupsi Chromebook Dituntut 6–15 Tahun Penjara, Konsultan Teknologi Kemendikbudristek Terberat

INNNEWS – Tiga terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan,...

artikel yang mirip

Singapore AI Gratis, Indonesia Makan Gratis: Dua Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan Negara

INNNEWS -Di awal 2026, Singapura dan Indonesia mengumumkan program besar dengan prioritas yang sangat...

Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Rendam Kebon Pala Jaktim

Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, wilayah Jakarta Timur, pada Jumat pagi. Ketinggian air...

Ramai, Kasus Pelecehan Seksual Bermunculan di Kampus

INNNEWS-Gelombang laporan dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus kembali mencuat dan menjadi sorotan publik....