HomeTrendingAnggaran Makan Bergizi Gratis Prabowo Disebut Turun ke Rp7.500

Anggaran Makan Bergizi Gratis Prabowo Disebut Turun ke Rp7.500

Published on

spot_img

 1,817 total views

JAKARTA – Ekonom Verdhana Sekuritas Heriyanto Irawan mengaku sudah bertemu dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran.

Dia mengatakan, Tim Prabowo masih mengkaji tentang penurunan biaya makan bergizi di kisaran Rp 7.500 per anak hingga Rp 9.000 per anak.

Disebut total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk makan siang gratis tahun depan sebesar Rp 71 triliun.

“Yang menurut saya menarik adalah setelah dikomunikasikan angka itu Rp 71 triliun. Kemudian tugasnya presiden terpilih ke tim ekonominya  itu memikirkan apakah biaya makanan per hari itu bisa enggak diturunin lebih hemat dari Rp 15 ribu mungkin ke Rp 9 ribu-Rp 7.500 kah?” kata Heriyanto dalam acara Market Outlook 2024, Selasa (16/7), dikutip INN.

Menurutnya, anggaran sebesar Rp 71 triliun terbatas. Dalam hal ini, pemerintah Prabowo-Gibran tidak akan menaikkan anggaran makan bergizi.

“Di dalam keterbatasan itu, keterbatasan di dalam Rp 71 triliun itu, tidak kemudian mendorong ke Rp 200 triliun atau Rp 300 triliun,” ungkapnya.

Sementara itu Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto merespon isu pemangkasan anggaran makan siang gratis dari Rp 15 ribu per anak menjadi Rp 7.500 per anak.

Dalam keterangan di di kantornya, Selasa (16/7), Airlangga menjelaskan, anggaran makan siang gratis di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) masih Rp 15 ribu per anak.

Namun, ia mengatakan besaran anggaran tersebut masih fleksibel alias bisa berubah.

“Dalam RAPBN masih sama, namun implementasi punya fleksibilitas,” pungkas Airlangga.

Artikel Terbaru

Sidang Putusan Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Rp 1,8 Triliun Digelar 22 Juni

INNNEWS – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dijadwalkan menggelar sidang putusan terhadap para terdakwa...

BREAKING NEWS!! Istana Terguncang: IHSG Anjlok 4,9%, Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS di Tengah Skandal Korupsi BGN

INNNEWS — Istana Kepresidenan menghadapi tekanan berat setelah pasar keuangan Indonesia mengalami gejolak tajam bersamaan...

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Publik Kembali Soroti Jejak Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

INNNEWS– Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional...

AI Forward Deployed Engineer: Profesi Baru yang Muncul di Era Kecerdasan Buatan

INNNEWS– Perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara perusahaan bekerja, tetapi juga melahirkan...

artikel yang mirip

Sidang Putusan Terdakwa Kasus Korupsi LPEI Rp 1,8 Triliun Digelar 22 Juni

INNNEWS – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta dijadwalkan menggelar sidang putusan terhadap para terdakwa...

BREAKING NEWS!! Istana Terguncang: IHSG Anjlok 4,9%, Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS di Tengah Skandal Korupsi BGN

INNNEWS — Istana Kepresidenan menghadapi tekanan berat setelah pasar keuangan Indonesia mengalami gejolak tajam bersamaan...

Nanik S Deyang Pimpin BGN, Publik Kembali Soroti Jejak Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

INNNEWS– Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional...