HomeHeadline100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Pemerintah Belum Benahi Sistem Demokrasi yang Rusak

100 Hari Kerja Prabowo-Gibran: Pemerintah Belum Benahi Sistem Demokrasi yang Rusak

Published on

spot_img

 1,395 total views

INN NEWS – Hasil poling pembaca INN dari 21 hingga 27 Januari 2025 menunjukkan bahwa pemerintah belum berhasil memperbaiki sistem demokrasi Indonesia menjadi lebih baik di 100 hari kerja Prabowo Gibran.

Sebanyak 300 pembaca mengikuti poling tersebut.

Dari hasil poling, sebanyak 110 orang (36,8%) memilih bahwa perbaikan sistem demokrasi belum terlihat. Sementara itu, 79 orang (26,3%) juga memilih bahwa perbaikan sistem demokrasi belum terlihat. Hanya 63 orang (21,1%) yang memilih bahwa sistem demokrasi sudah diperbaiki.

Sisanya, 47 orang (15,8%) memilih bahwa sistem demokrasi masih sama seperti pemerintahan sebelumnya.

Poling 100 hari kerja Prabowo-Gibran soal isu-isu demokrasi (Istimewa)

Pemerintahan Prabowo-Gibran sebelumnya telah menjanjikan 17 program prioritas dan delapan program hasil terbaik cepat untuk dicapai dalam 100 hari kerja mereka.

Baca juga:
Poling 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran; Pemerintah Sarat Kepentingan Berantas Korupsi

 Namun, hasil poling tersebut menunjukkan bahwa pemerintah belum berhasil memenuhi harapan masyarakat dalam memperbaiki sistem demokrasi Indonesia.

Hubungi kami segera…

Artikel Terbaru

Wabah Ebola di DR Congo Jadi yang Paling Mematikan dalam Sejarah Negara Itu

INNNEWS – Wabah Ebola yang sedang berlangsung di Republik Demokratik Kongo (DR Congo) resmi menjadi...

Ledakan di Bar Resor Ski Swiss Tewaskan Puluhan Orang, Mayoritas Remaja

INNNEWS – Ledakan yang dipicu kebakaran hebat di sebuah bar di kawasan resor ski mewah...

Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen, Didorong Pelemahan Dolar AS

INNNEWS – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Senin (17/8/2026) waktu setempat, yang bertepatan...

Trump Perintahkan Pengurangan Latihan Militer AS-Korea Selatan, Sebut Hubungan Baik dengan Kim Jong Un

INNNEWS– Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginstruksikan Pentagon untuk “secara substansial mengurangi” latihan militer...

artikel yang mirip

Wabah Ebola di DR Congo Jadi yang Paling Mematikan dalam Sejarah Negara Itu

INNNEWS – Wabah Ebola yang sedang berlangsung di Republik Demokratik Kongo (DR Congo) resmi menjadi...

Ledakan di Bar Resor Ski Swiss Tewaskan Puluhan Orang, Mayoritas Remaja

INNNEWS – Ledakan yang dipicu kebakaran hebat di sebuah bar di kawasan resor ski mewah...

Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen, Didorong Pelemahan Dolar AS

INNNEWS – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Senin (17/8/2026) waktu setempat, yang bertepatan...