HomeGlobalKorea Utara Luncurkan Rudal Balistik Menuju Laut Timur, Peluncuran Kedua dalam Seminggu

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Menuju Laut Timur, Peluncuran Kedua dalam Seminggu

Published on

spot_img

 21 total views

INNNEWS – Korea Utara kembali meluncurkan satu rudal balistik pada Rabu (12/8/2026) pagi waktu setempat ke arah Laut Timur (juga dikenal sebagai Laut Jepang). Peluncuran ini menjadi yang kedua dalam waktu kurang dari satu minggu dan terjadi menjelang latihan militer gabungan besar Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Menurut Kepala Staf Gabungan (Joint Chiefs of Staff/JCS) Korea Selatan, rudal tersebut diluncurkan dari wilayah Wonsan di pesisir timur Korea Utara sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Rudal itu terbang lebih dari 700 kilometer sebelum jatuh di laut. Analisis detail mengenai spesifikasi rudal masih dilakukan bersama pihak Amerika Serikat.

Kementerian Pertahanan Jepang juga mendeteksi peluncuran tersebut. Menurut Tokyo, rudal melesat sekitar 690–700 km dengan ketinggian maksimum sekitar 90 km dan tidak memasuki Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang. Jepang telah menyampaikan protes keras kepada Korea Utara melalui saluran diplomatik.

Peluncuran Rabu pagi ini terjadi hanya enam hari setelah Korea Utara menembakkan rudal balistik jarak pendek dari wilayah yang sama pada 6 Agustus 2026. Ini merupakan peluncuran rudal balistik ke-11 yang dilakukan Pyongyang sepanjang tahun 2026.

Latihan militer gabungan tahunan Korea Selatan–AS bernama Ulchi Freedom Shield dijadwalkan berlangsung pada 17–27 Agustus 2026. Latihan tersebut bertujuan memperkuat kesiapan menghadapi ancaman dari Korea Utara, termasuk kemampuan nuklir dan senjata yang terus berkembang. Pyongyang secara konsisten mengecam latihan semacam itu sebagai “persiapan invasi” atau “latihan perang”.

Kantor Keamanan Nasional Korea Selatan segera menggelar rapat darurat setelah peluncuran untuk menilai dampaknya terhadap keamanan. Militer Korsel menyatakan tetap waspada dan siap merespons setiap provokasi dengan postur pertahanan gabungan yang kuat bersama AS.

Hingga saat ini, Korea Utara belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait peluncuran tersebut.

Analis menilai peluncuran ini bisa merupakan bagian dari jadwal pengembangan senjata Pyongyang, sekaligus pesan politik menjelang latihan militer sekutu. Korea Utara terus memperkuat kemampuan rudalnya meski dilarang oleh resolusi Dewan Keamanan PBB.

Artikel Terbaru

Gempa Dahsyat M7,4 Guncang Kolombia, Ratusan Korban Jiwa

INNNEWS – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026)...

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Bencana di Klaten

INNNEWS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah...

Klaten Fire Safety Challenge 2026 Diikuti 40 Tim

INNNEWS – Sebanyak 40 tim dari berbagai instansi dan komunitas mengikuti Klaten Fire Safety...

Karanganyar: Bedah Buku Reset Indonesia Dorong Anak Muda Bersikap Kritis, Pasar Desa Papahan Direvitalisasi Rp5 Miliar

INNNEWS– Kegiatan bedah buku Reset Indonesia digelar di Masjid Agung Al Mukaromah, Kabupaten Karanganyar,...

artikel yang mirip

Gempa Dahsyat M7,4 Guncang Kolombia, Ratusan Korban Jiwa

INNNEWS – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026)...

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Bencana di Klaten

INNNEWS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah...

Klaten Fire Safety Challenge 2026 Diikuti 40 Tim

INNNEWS – Sebanyak 40 tim dari berbagai instansi dan komunitas mengikuti Klaten Fire Safety...