HomeTrendingWarga Pati dari AMPB Mulai Bergerak ke Jakarta, Siap Gelar Aksi di...

Warga Pati dari AMPB Mulai Bergerak ke Jakarta, Siap Gelar Aksi di Depan DPR RI

Published on

spot_img

 355 total views

INNNEWS – Rombongan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) terus berdatangan dan bersiap menuju Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, beserta sejumlah aktivis sudah berada di kawasan Senayan sejak akhir pekan lalu. Mereka mendirikan posko dan dapur umum di depan kompleks parlemen sebagai bagian dari “Kemping Keadilan”. Tim pendahulu yang terdiri dari belasan orang tiba lebih awal untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan kelompok pendukung lain, termasuk Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB).

Keberangkatan Massa Utama

Empat bus disiapkan untuk mengangkut massa dari Pati. Dua unit sudah siap di kawasan Alun-Alun Pati, sementara dua lainnya dijadwalkan menyusul. Kapasitas setiap bus sekitar 50 penumpang. Biaya perjalanan ditanggung panitia melalui donasi masyarakat yang terkumpul sekitar Rp70 juta. Peserta tidak dipungut biaya dan mendapatkan konsumsi.

Rombongan utama dijadwalkan berangkat dari Pati pada Rabu (26/8/2026) siang atau malam, dengan target tiba di Jakarta pada Kamis pagi sebelum aksi dimulai. Selain bus, sejumlah warga juga menggunakan kendaraan pribadi secara bertahap sejak beberapa hari sebelumnya.

Tuntutan Utama

Dalam aksi tersebut, AMPB membawa dua tuntutan utama:

  1. Segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
  2. Menerapkan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.

Mereka juga membawa atribut simbolis, termasuk keranda, sebagai bentuk tekanan terhadap legislatif. Koordinator AMPB menegaskan aksi akan berlangsung damai dan tertib. “Kami hanya menyampaikan aspirasi rakyat. Jangan sampai ada yang memanfaatkan situasi,” ujar Botok dalam keterangan di lokasi.

Kendala di Perjalanan

Perjalanan massa tidak sepenuhnya mulus. Salah satu bus rombongan sempat dilempari batu bata di Tol Jakarta–Cikampek (Cikampek) KM 54–56, Karawang, pada Senin (24/8). Kaca depan bus retak, namun tidak ada korban luka serius. Selain itu, rekening yang digunakan untuk menampung donasi sempat mengalami penundaan transaksi, sehingga dana sekitar Rp80,9 juta belum bisa digunakan sepenuhnya.

Meski menghadapi sejumlah gangguan, AMPB memastikan tetap melanjutkan rencana aksi. Mahasiswa, pengemudi ojek online, dan elemen masyarakat dari berbagai daerah juga menyatakan bergabung tanpa atribut organisasi agar gerakan terlihat lebih solid sebagai aspirasi rakyat.

Polisi sudah mengantisipasi kedatangan massa dengan menyiapkan pengamanan di sekitar kawasan Senayan. Pihak AMPB mengimbau peserta membawa identitas resmi dan menjaga ketertiban.

Aksi 27 Agustus ini menjadi kelanjutan dari gerakan AMPB di tingkat lokal Pati yang sebelumnya sempat menduduki Gedung DPRD Kabupaten Pati untuk menuntut isu serupa.

Artikel Terbaru

“Skandal BYAN”: Haji Isam, Bank Mandiri, dan Pertanyaan Besar di Balik Transaksi Rp26 Triliun

INNNEWS - Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks pasar saham global yang menjadi...

RUMAH BELAJAR PANCASILA SAPARUA DIBUKA: GERAKAN GOTONG ROYONG RAKYAT, ANTITESA PROYEK PENDIDIKAN APBN MILIARAN YANG BERUJUNG MASALAH

INNNEWS — Di tengah maraknya proyek pendidikan berbiaya miliar hingga triliunan rupiah yang dibiayai...

MSCI ANCAM UBAH STATUS PASAR SAHAM INDONESIA: DARI EMERGING MARKET KE STANDALONE MARKET

INNNEWS — Indonesia menghadapi ujian serius terhadap kredibilitas pasar modal setelah Morgan Stanley Capital International...

KELANGKAAN PERTALITE MELUAS, ANTREAN PANJANG TERJADI DI BALI HINGGA MALANG

INNNEWS – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia....

artikel yang mirip

“Skandal BYAN”: Haji Isam, Bank Mandiri, dan Pertanyaan Besar di Balik Transaksi Rp26 Triliun

INNNEWS - Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks pasar saham global yang menjadi...

RUMAH BELAJAR PANCASILA SAPARUA DIBUKA: GERAKAN GOTONG ROYONG RAKYAT, ANTITESA PROYEK PENDIDIKAN APBN MILIARAN YANG BERUJUNG MASALAH

INNNEWS — Di tengah maraknya proyek pendidikan berbiaya miliar hingga triliunan rupiah yang dibiayai...

MSCI ANCAM UBAH STATUS PASAR SAHAM INDONESIA: DARI EMERGING MARKET KE STANDALONE MARKET

INNNEWS — Indonesia menghadapi ujian serius terhadap kredibilitas pasar modal setelah Morgan Stanley Capital International...