HomeTrendingSorry, Pemerintah Tetap Lanjutkan Tapera Mesti Ditolak Sana-sini

Sorry, Pemerintah Tetap Lanjutkan Tapera Mesti Ditolak Sana-sini

Published on

spot_img

 617 total views

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) untuk kepesertaan pegawai swasta tetap berlanjut, meski program tersebut telah mendapat penolakan dari pengusaha hingga buruh.

Sebagai informasi, baik pengusaha dan pekerja telah menolak program Tapera karena dianggap membebankan pekerja yang akan memotong 2,5 persen dari gajinya. Sementara, pengusaha juga dibebankan membayar iuran 0,5 persen untuk setiap pegawai yang ikut dalam program tersebut.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Zainal Fatah di Kementerian PUPR, Jakarta, diterima INN, Senin (1/7/2024).

Dijelaskannya, program Tapera yang menyasar pegawai swasta akan berlaku efektif pada 2027 mendatang.

Ini bertujuan untuk meningkatkan kemudahan pembiayaan perumahan bagi masyarakat untuk menekan backlog.

“Kan menurut peraturannya tahun 2027 (berlaku efektif). Ya kalau undang-undangnya enggak dicabut kan kalau nggak dilakukan salah kita. Legal formalnya kan begitu,” ujar Zainal.

Ditegaskannya, meski ada penolakan dari kalangan pekerja, pemerintah terus memberikan sosialisasi baik untuk perusahaan maupun pekerja yang akan dibebankan untuk membayar iuran Tapera.

“Tapi yang jelas, pemerintah berusaha terus memberi penjelasan untuk apa sih, kenapa itu dilakukan, dan itu sebetulnya sudah sangat clear dulu di kantor KSP (Kantor Staf Presiden),” tuturnya.

“Ini kita harus lakukan sosialisasi. Karena ini kan perubahan besar. Tapi kalau bagi ASN, PNS sudah biasa dulu ada Bapertarum. Cuma kan waktu bapertarum kita (Pemerintah)biasa yang potong,” ucapnya.

 

Artikel Terbaru

Trump Capai Mimpi Lama: Kontrol Greenland

INNNEWS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi meraih salah satu ambisi geopolitiknya yang...

Houthi Serang Riyadh dengan Rudal dan Drone

INNNEWS — Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran mengklaim telah melancarkan serangan berskala besar menggunakan...

Xi Jinping akan Kunjungi AS 23-25 September Bertemu Trump

INNNEWS — Presiden China Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada 23–25...

Partai Kanselir Merz Kalah Besar di Pemilu Negara Bagian Jerman

INNNEWS — Partai Uni Kristen Demokrat (CDU) pimpinan Kanselir Friedrich Merz mengalami kekalahan telak...

artikel yang mirip

Trump Capai Mimpi Lama: Kontrol Greenland

INNNEWS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi meraih salah satu ambisi geopolitiknya yang...

Houthi Serang Riyadh dengan Rudal dan Drone

INNNEWS — Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran mengklaim telah melancarkan serangan berskala besar menggunakan...

Xi Jinping akan Kunjungi AS 23-25 September Bertemu Trump

INNNEWS — Presiden China Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada 23–25...