HomeTrendingMenkeu: Indonesia Emas Hanya Dapat Tercapai Dengan Teladan Rasulullah SAW

Menkeu: Indonesia Emas Hanya Dapat Tercapai Dengan Teladan Rasulullah SAW

Published on

spot_img

 1,130 total views

INN NEWS – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto memiliki fondasi yang selaras dengan prinsip ekonomi syariah karena mengedepankan keadilan dan tata kelola yang amanah.

Dalam Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah yang disiarkan melalui kanal resmi Bank Indonesia, Selasa (13/8/2025), Sri Mulyani menegaskan cita-cita menuju Indonesia Emas hanya dapat tercapai jika dijalankan dengan meneladani empat sifat Rasulullah SAW:

Shiddiq – jujur dan menjaga integritas.

Amanah – bertanggung jawab, termasuk dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp3.800 triliun.

Tabligh – transparan dalam penyampaian informasi kepada publik.

Fathonah – cerdas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kalau mengelola ekonomi tidak transparan, pasti di situ banyak syaiton nirojim,” ucapnya mengingatkan.

Sri Mulyani juga menekankan bahwa zakat, wakaf, dan pajak merupakan instrumen untuk menyalurkan hak orang lain dari rezeki yang diperoleh setiap warga negara.

Ia menyamakan kewajiban membayar pajak dengan ibadah sosial seperti zakat dan wakaf karena manfaatnya akan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan melalui kebijakan APBN.

Menurutnya, dengan tata kelola yang transparan, berkeadilan, dan menghindari inefisiensi maupun moral hazard, Indonesia berpeluang menjadi panutan global dalam pengembangan ekonomi syariah.

 

Artikel Terbaru

“Skandal BYAN”: Haji Isam, Bank Mandiri, dan Pertanyaan Besar di Balik Transaksi Rp26 Triliun

INNNEWS - Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks pasar saham global yang menjadi...

RUMAH BELAJAR PANCASILA SAPARUA DIBUKA: GERAKAN GOTONG ROYONG RAKYAT, ANTITESA PROYEK PENDIDIKAN APBN MILIARAN YANG BERUJUNG MASALAH

INNNEWS — Di tengah maraknya proyek pendidikan berbiaya miliar hingga triliunan rupiah yang dibiayai...

MSCI ANCAM UBAH STATUS PASAR SAHAM INDONESIA: DARI EMERGING MARKET KE STANDALONE MARKET

INNNEWS — Indonesia menghadapi ujian serius terhadap kredibilitas pasar modal setelah Morgan Stanley Capital International...

KELANGKAAN PERTALITE MELUAS, ANTREAN PANJANG TERJADI DI BALI HINGGA MALANG

INNNEWS – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia....

artikel yang mirip

“Skandal BYAN”: Haji Isam, Bank Mandiri, dan Pertanyaan Besar di Balik Transaksi Rp26 Triliun

INNNEWS - Morgan Stanley Capital International (MSCI), penyedia indeks pasar saham global yang menjadi...

RUMAH BELAJAR PANCASILA SAPARUA DIBUKA: GERAKAN GOTONG ROYONG RAKYAT, ANTITESA PROYEK PENDIDIKAN APBN MILIARAN YANG BERUJUNG MASALAH

INNNEWS — Di tengah maraknya proyek pendidikan berbiaya miliar hingga triliunan rupiah yang dibiayai...

MSCI ANCAM UBAH STATUS PASAR SAHAM INDONESIA: DARI EMERGING MARKET KE STANDALONE MARKET

INNNEWS — Indonesia menghadapi ujian serius terhadap kredibilitas pasar modal setelah Morgan Stanley Capital International...