HomeGlobalRakyat Komoro Ngamuk Besar, Tolak Presiden 4 Periode dan Kecurangan Pemilu

Rakyat Komoro Ngamuk Besar, Tolak Presiden 4 Periode dan Kecurangan Pemilu

Published on

spot_img

 1,157 total views

INN NEWS – Unjuk rasa besar-besaran terjadi di Komoro, salah satu negara di Afrika Timur akibat Komoro Azali Assoumani kembali terpilih menjadi presiden untuk periode keempat.

Kementerian Dalam Negeri Komoro pada Rabu, 17 Januari 2024 waktu Komoro akhirnya memberlakukan jam malam.

Tentara menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa di jalan-jalan ibu kota Moroni. Hingga hari ini Kamis (18/1) dini hari, pengunjuk rasa masih turun ke jalan di utara ibu kota.

Assoumani kembali terpilih menjadi presiden untuk masa jabatan lima tahun ke depan. Ini adalah masa jabatannya yang keempat kalinya, setelah badan pengawas pemilu Komoro pada Selasa, 16 Januari 2024 menyatakan Assoumani sebagai pemenang pemilu melawan lima kandidat lain.

Juru bicara Pemerintah Komoro menyalahkan para pendukung kandidat yang kalah atas unjuk rasa yang sedang terjadi di Komoro.

“Hal-hal seperti ini terjadi di sini dan di tempat lain, khususnya ketika kita dikalahkan dan kita menentang hasilnya,” kata Juru bicara Pemerintah Komoro Houmed Msaidie. Dia menambahkan beberapa demonstran ditangkap.

Baca juga: Kim Jong Un Serukan Ubah Konstitusi Korut: Korsel Musuh Selamanya, Siap Perang

Menurut para penentang Assoumani, pemilu yang berlangsung pada Minggu, 14 Januari 2024, itu diduga dinodai kecurangan pemilih. Diduga ada penjejalan suara dan diakhirinya pemungutan suara sebelum waktu penutupan resmi. Pemerintah Komoro membantah tuduhan tersebut.

Assoumani telah memerintah negara kepulauan di Samudra Hindia itu sejak kudeta pada 1999. Menurut komisi pemilihan nasional, dia memperoleh 62,97 persen suara dalam pemilu 2024.

Dengan populasi sekitar 800 ribu orang, Komoro telah mengalami sekitar 20 kali kudeta atau percobaan kudeta sejak memperoleh kemerdekaan dari Perancis pada 1975.

Komoro merupakan sumber utama migrasi tidak teratur ke pulau Mayotte di Perancis. Komisaris Tinggi HAM PBB mendesak masyarakat Komoro untuk tenang dan mengimbau pihak berwenang untuk menahan diri setelah terjadinya protes.

REUTERS

Artikel Terbaru

Kapal Kargo Berbendera Panama Tenggelam di Teluk Benggala, 22 ABK Masih Dicari

INNNEWS – Sebuah kapal kargo berbendera Panama, MV Ocean Winner, tenggelam di Teluk Benggala...

Menteri PPPA Tekankan Keselamatan Anak Jadi Prioritas di Pengungsian Bencana NTT

INNNEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menekankan bahwa keselamatan,...

Isu Pemblokiran Rekening Donasi AMPB Jelang Demo 27 Agustus di DPR

INNNEWS – Rekening bank milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok,...

AMPB Siapkan Demo di Depan DPR RI 27 Agustus, Desak Sahkan RUU Perampasan Aset dan Hukum Mati Koruptor

INNNEWS – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) merencanakan aksi unjuk rasa besar di depan...

artikel yang mirip

Kapal Kargo Berbendera Panama Tenggelam di Teluk Benggala, 22 ABK Masih Dicari

INNNEWS – Sebuah kapal kargo berbendera Panama, MV Ocean Winner, tenggelam di Teluk Benggala...

Menteri PPPA Tekankan Keselamatan Anak Jadi Prioritas di Pengungsian Bencana NTT

INNNEWS – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menekankan bahwa keselamatan,...

Isu Pemblokiran Rekening Donasi AMPB Jelang Demo 27 Agustus di DPR

INNNEWS – Rekening bank milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok,...