64 total views
INNNEWS – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka merasa gembira dan puas terhadap progres pembangunan MRT Jakarta fase 2A rute Utara-Selatan. Hal tersebut disampaikan Pramono usai mendampingi Gibran meninjau langsung proyek MRT di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa (12-5-2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gibran bersama Pramono mengecek perkembangan pembangunan terowongan MRT yang menjadi bagian penting dari proyek perluasan jalur MRT Jakarta. Menurut Pramono, Wakil Presiden mengapresiasi hasil pekerjaan yang dinilai rapi dan mengalami kemajuan signifikan dibandingkan kunjungan sebelumnya.
“Secara keseluruhan beliau menyampaikan rasa gembira dan puas karena beliau juga sudah pernah melihat sebelumnya. Progresnya cukup bagus dan apalagi terowongannya cukup rapi,” ujar Pramono kepada wartawan.
Salah satu hal yang paling mendapat perhatian dari Gibran adalah keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek strategis nasional tersebut. Pramono menyebut sekitar 3.800 pekerja yang terlibat dalam pembangunan MRT fase 2A seluruhnya merupakan tenaga kerja Indonesia. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa sumber daya manusia Indonesia mampu mengerjakan proyek infrastruktur berskala besar dengan kualitas yang baik.
“Yang menggembirakan 3.800 orang yang bekerja di sana semuanya adalah Indonesia. Sehingga dengan demikian ini membuktikan bahwa putra-putri terbaik kita kalau diberikan kesempatan bisa memberikan hasil yang luar biasa,” kata Pramono.
Pramono juga menegaskan bahwa kualitas pembangunan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pihak MRT Jakarta. Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai target tanpa mengurangi standar keselamatan maupun mutu konstruksi.
Sementara itu, progres pembangunan MRT fase 2A saat ini disebut telah mencapai sekitar 59,7 persen. Jalur MRT hingga kawasan Harmoni ditargetkan mulai menjalani tahap commissioning pada pertengahan 2027 sebelum resmi beroperasi penuh paling lambat akhir tahun 2027. Sedangkan pembangunan lanjutan hingga kawasan Kota Tua ditargetkan rampung pada akhir 2029.
Proyek MRT fase 2A sendiri merupakan bagian dari pengembangan jalur Utara-Selatan MRT Jakarta yang nantinya akan menghubungkan kawasan Lebak Bulus hingga Kota Tua secara penuh. Kehadiran proyek ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan di Jakarta sekaligus memperkuat sistem transportasi publik modern di ibu kota.


