HomeGaya HidupHoaks Gielbran di-DO Usai Kritik Jokowi Alumni Paling Memalukan, UGM: Itu Hak...

Hoaks Gielbran di-DO Usai Kritik Jokowi Alumni Paling Memalukan, UGM: Itu Hak Seseorang 

Published on

spot_img

 1,078 total views

INN NEWS – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta buka suara terkait beredarnya informasi bahwa Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM Gielbran Muhammad Noor dikeluarkan atau di-Do dari kampus usai mengkritik Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Diketahui Gielbran bersama BEM UGM menggelar aksi dan memberikan gelar kepada Jokowi sebagai alumnus UGM yang paling memalukan di kawasan UGM pada Jumat, 8 Desember 2023 lalu.

Gelar untuk Jokowi dari Gielbran dan pasukan BEMnya itu menuai pro kontra di masyarakat.

Sementara itu beberapa waktu ini muncul sebuah  narasi yang ditulis di TikTok menampilkan foto Rektor UGM Prof Ova Emilia dan Ketua BEM UGM Gielbran Muhammad Noor.

Di konten tersebut tertulis “Kami pimp universitas UGM mengeluarkan mahasiswa yang menghina Presiden Ir Jokowi Widodo. Alhamdulillah…! akhirnya mahasiswa yang paling cerdas dikeluarkan dari Kampus, prestasinya cuma dapat nasi kotak gratis.”

Sekretaris UGM Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan hoaks atau disinformasi. Hal itu disampaikannya kepada wartawan, Minggu (17/12), diberitakan Antara.

Andi juga menegaskan bahwa kampus tidak memberikan peringatan pada Gielbran karena hal itu merupakan hak seseorang untuk menyampaikan aspirasi.

Kata Andi, UGM hanya mengingatkan mahasiswa untuk mengedepankan etika dan kesantunan saat melontarkan kritik.

Setelah poster bernarasi Jokowi alumnus UGM paling memalukan, muncul poster tandingan yang menyebut Jokowi alumnus UGM paling membanggakan. Baliho tersebut tiba-tiba terpasang tanpa diikuti aksi apapun.

Feri Agung Hermawan, mahasiswa UGM dari Fakultas Filsafat yang sempat hendak ikut aksi itu mengaku sudah menarik diri dan tak ikut kelompok massa pemasang baliho tandingan ini. Dia mengaku tak tahu-menahu lagi soal aksi tersebut.

“Untuk aksi di bunderan UGM saya tegaskan sekali lagi saya hanya salah satu bagian dari sekumpulan massa yang punya keresahan yang sama terhadap pernyataan saudara Gielbran,” ujarnya pada Jumat pekan lalu.

 Adapun Andi mengatakan hal itu merupakan dinamika kampus. “UGM tetap memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya. Penyampaian aspirasi hendaknya dilakukan dengan cara yang mengedepankan kesantunan dan tidak mengganggu ketertiban,” Pungkasnya.

Artikel Terbaru

Blunder Komunikasi Purbaya: Sikap Tak Elok Menteri Keuangan Perburuk Sentimen Pasar

INNNEWS - Baru-baru ini, sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan...

PM Keir Starmer Mundur dari Jabatan, Andy Burnham Jadi Calon Kuat Pengganti

INNNEWS — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri dan...

Di Balik Meledaknya Trend Bisnis Padel: Ledakan Pasca-Pemilu 2024 di Tengah Gejolak Ekonomi

INNNEWS - Padel, olahraga raket yang menggabungkan tenis dan squash, tiba-tiba meledak di Indonesia...

Mahasiswa Trisakti Terus Berdemo di Depan DPR hingga Menjelang Petang, Gaungkan Tritura Kembali

INNNEWS – Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti bersama elemen lain seperti Universitas Esa Unggul terus menggelar...

artikel yang mirip

Blunder Komunikasi Purbaya: Sikap Tak Elok Menteri Keuangan Perburuk Sentimen Pasar

INNNEWS - Baru-baru ini, sikap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja dengan...

PM Keir Starmer Mundur dari Jabatan, Andy Burnham Jadi Calon Kuat Pengganti

INNNEWS — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri dan...

Di Balik Meledaknya Trend Bisnis Padel: Ledakan Pasca-Pemilu 2024 di Tengah Gejolak Ekonomi

INNNEWS - Padel, olahraga raket yang menggabungkan tenis dan squash, tiba-tiba meledak di Indonesia...