HomeTrendingTom Lembong Sebut Jokowi Berubah Arah di Periode Kedua

Tom Lembong Sebut Jokowi Berubah Arah di Periode Kedua

Published on

spot_img

 1,213 total views

INN NEWS – Usai namanya disebut-sebut cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka di debat Pilpres baru-baru ini, Co-Captain Timnas AMIN Thomas Lembong ramai diperbincangkan dan muncul ke publik.

Secara mengejutkan, dalam program Your Money Your Vote CNBC Indonesia dilihat Selasa (23/1/2024), Menteri Perdagangan (2015-2016) itu mengungkap perubahan arah Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua pemerintahannya.

Pria yang akrab disapa Tom itu menyebutkan fokus program yang diusung dalam dua periode pemerintahan Jokowi tidak berjalan sesuai rencana awal.

Sebab diungkapnya, fokus pemerintah di periode pertama adalah pembangunan infrastruktur dan fokus pemerintah di periode kedua direncanakan akan bergeser ke sumber daya manusia (SDM).

Namun kenyataannya pemerintah masih terus fokus pada pembangunan infrastruktur dan industrialisasi di kedua periode tersebut.

“Rencana kita di awal pemerintahan Jokowi tidak seperti ini. Rencana awal itu sebenarnya periode pertama, kita fokus ke infrastruktur, yang namanya hardware atau perangkat keras,” terangnya.

“Periode kedua, kita geser fokus ke yang namanya software atau perangkat lunak, yaitu SDM, kesehatan, pendidikan, kemudian kelembagaan,” kata Tom, tapi yang terjadi malah fokus di periode pertama diteruskan ke hardware terus. Infrastruktur, infrastruktur, industri. Kesehatan, pendidikan, terbengkalai,” tambah Tom.

Baca juga:

PRC: Kemenangan Dinasti Jokowi di Pemilu Adalah Kekalahan Demokrasi

Beredar Kabar Sejumlah Menteri Marah dan Siap Mundur, Siapa?

SDM kata Tom merupakan masalah utama Indonesia yang membuat ekonomi sulit berkembang. Menurut Tom, solusi untuk masalah ini bukanlah investasi di infrastruktur maupun industri berbasis sumber daya alam, melainkan investasi kepada SDM berupa pendidikan dan kesehatan.

Dia mengatakan sudah banyak contoh ketika negara kaya dengan sumber daya alam, justru miskin secara ekonomi.

“Sebaliknya, negara yang miskin alamnya, justru menjadi negara maju karena kualitas manusianya,” pungkasnya.

 

Artikel Terbaru

Houthi Serang Riyadh dengan Rudal dan Drone

INNNEWS — Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran mengklaim telah melancarkan serangan berskala besar menggunakan...

Xi Jinping akan Kunjungi AS 23-25 September Bertemu Trump

INNNEWS — Presiden China Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada 23–25...

Partai Kanselir Merz Kalah Besar di Pemilu Negara Bagian Jerman

INNNEWS — Partai Uni Kristen Demokrat (CDU) pimpinan Kanselir Friedrich Merz mengalami kekalahan telak...

Sidang Perdana Gugatan Ijazah Gibran di MK

INNNEWS — Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pemeriksaan pendahuluan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

artikel yang mirip

Houthi Serang Riyadh dengan Rudal dan Drone

INNNEWS — Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran mengklaim telah melancarkan serangan berskala besar menggunakan...

Xi Jinping akan Kunjungi AS 23-25 September Bertemu Trump

INNNEWS — Presiden China Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada 23–25...

Partai Kanselir Merz Kalah Besar di Pemilu Negara Bagian Jerman

INNNEWS — Partai Uni Kristen Demokrat (CDU) pimpinan Kanselir Friedrich Merz mengalami kekalahan telak...