875 total views
INN NEWS – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelora, Fahri Hamzah menilai, calon presiden (Capres) Partai NasDem, Anies Baswedan bisa gagal nyapres di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Hal ini dilontarkannya meresponi pertemuan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketum Demokrat Agus Hartimurti Yudhoyono (AHY) di Cikeas beberapa waktu lalu.
Fahri Hamzah menyebut pertemuan itu mengindikasikan adanya koalisi baru.
“Pertemuan antara Demokrat dan Golkar mengindikasikan kemungkinan adanya koalisi baru, Airlangga Hartarto berpasangan dengan AHY,” kata Fahri Hamzah dalam Gelora Talks bertajuk ‘Menakar Peluang Capres & Format Koalisi Parpol 2024 baru-baru ini.
Tak hanya menyebut Anies gagal nyapres, dia menyebut koalisi perubahan juga bisa bubar.
“Anies bisa batal jadi capres, dan Koalisi Perubahan bisa bubar,” pungkasnya.
Baca juga: Kekuatan Spiritual Anies: Politik Identitas?
Karena beberapa parpol telah mendeklarasikan capresnya, Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk menggelar debat capres mengisi kekosongan waktu hingga 6-7 bulan ke depan sebelum masa pendaftaran peserta Pilpres 2024 ini dimulai.
“Karena tidak ada perdebatan ide dan gagasan dari capres, maka wajar mereka baru minum kopi, diajak ngumpul makan bakso, makan nasi goreng. Kita akan menyaksikan akan lebih banyak lagi kuliner yang bermunculan, bukannya perdebatan. Harusnya penyelenggara Pemilu bikin aturan, dan memfasilitasi perdebatan capres saat ini,” pungkasnya.
Pernyataan Fahri Hamzah pun masih ramai dibahas di media sosial. Tampak akun @ElfizaEnny membagikan informasi itu di twitter.
“Bagaimana perasaan anda Bung mendapat info bahwa Anies baswedan akan gagal dicalonkan? Kenapa anda harus mempublikasikan?,” tulisnya, sembari menautkan berita terkait. Cuitan itu pun telah dilihat lebih dari 14 ribu pengguna twitter.


